Pacitan, 21 Juli 2022. Riset Group Geografi Terapan Program Studi Pendidikan Geografi  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta meberikan Pengabdian Masyarakat kepada MGMP IPS SMP/MTs se Kabupaten Pacitan. Dalam pengabdian tersebut dilaksanakan pelatihan terhadap guru dengan judul kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas MGMP IPS SMP/MTs se-Kabupaten Pacitan dalam Memahami Risiko Megatrust dan Tsunami di Kabupaten Pacitan yang di ketuai oleh Dr. Yasin Yusup, S.Si., M.Si.

Dr Yasin Yusup, S.Si., M.Si mengatakan bahwa Peningkatan kapasitas penanggulangan bencana memang sangat penting apabila ranah sekolah menjadi pelopor kebencanaan. Bahwakan kasus Tsunami pernah terjadi di pantai Thailand, dimana pengaetahuan terkait penanggulangan bencana yang ditanam di sekolah mampu menyelamatkan masyarakat yang sedang berwisata di pantai dan siswa tersebut adalah Telle Smith.

Sebelum melakukan Workshop, tim melakukan penggalian data mengenai tingkat kapasitas awal masyarakat melalui wawancara terbuka. Pelaksanaan Workshop dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Juli 2022 dengan melibatkan MGMP IPS SMP/MTS se- Kabupaten Pacitan dan Dinas Pendidikan terkait. Partisipan yang dilibatkan merupakan tenaga pendidik yang nantinya turut serta memberikan kesadaran dan edukasi kebencanaan sejak dini terutama bagi siswa siswi SMP /MTs terkait Potensi Megathrust dan Tsunami.

Workshop dimulai dari pemberian materi berkaitan Potensi Megathrust dan Tsunami di Kabupaten Pacitan, Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami pada Zona Megathrust di Kabupaten Pacitan, Dampak Genrifikasi Pariwisata terhadap peningkatan Risiko Bencana Megathrust, Sosialisasi Applikasi Kebencanaan Kepada MGMP IPS SMP/MTS se- Kabupaten Pacitan Kemudian dilakukan diskusi dengan diadakan sesi tanya jawab bersama partisipan berkaitan dengan potensi megathrust dan mitigasinya. Diskusi juga diarahkan terkait aktivitas masyarakat dengan mengembangkan kepariwisataan yang berbasis kelautan misalnya dengan membangun rumah makan pinggil pantai atau pusat oleh oleh yang berpotensi terdampak tsunami. Kemudian diakhir diskusi disarankan untuk mengurangi pembangunan di area pesisir pantai.

Kegiatan ini diharapkan menyadarkan masyarakat terutama dalam lingkup MGMP IPS SMP/MTs se-Kabupaten Pacitan mengenai Potensi Megathrust dan Tsunami di Kabupaten Pacitan untuk selalu siaga terhadap potensi megathrust dan tsunami yang berada di Kabupaten Pacitan