Surakarta – Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat kota. Tim yang terdiri atas Febrianto Anung Anindito, Farel Nathan Prasetyo, dan Putri Muliana Sari berhasil meraih Juara I dalam Kompetisi Riset Unggulan Kota Surakarta Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surakarta.
Prestasi tersebut diraih melalui karya penelitian berjudul “Kajian Active Mobility: Jalur Sepeda dan Pejalan Kaki yang Aman dan Inklusif”, yang mengangkat isu pengembangan mobilitas aktif sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem transportasi perkotaan yang lebih aman, sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Penelitian ini menawarkan rekomendasi berbasis data terkait pengembangan infrastruktur jalur sepeda dan fasilitas pejalan kaki yang dapat mendukung aksesibilitas masyarakat secara lebih inklusif.
Kompetisi Riset Unggulan Kota Surakarta merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh BRIDA Kota Surakarta sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan inovatif dan solusi berbasis riset terhadap berbagai isu strategis pembangunan daerah. Melalui kompetisi ini, pemerintah daerah mendorong kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data dan hasil penelitian. Kehadiran kompetisi ini diharapkan mampu memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan Kota Surakarta yang berkelanjutan.
Dalam kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tersebut, tim Pendidikan Geografi FKIP UNS berhasil menunjukkan kualitas riset yang unggul melalui pendekatan ilmiah yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. Kajian yang mereka lakukan menyoroti pentingnya pengembangan fasilitas pejalan kaki dan jalur sepeda sebagai bagian dari strategi pembangunan kota yang berorientasi pada keselamatan, kenyamanan, kesehatan masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan.
Sebelum ditetapkan sebagai pemenang, tim harus melalui serangkaian tahapan seleksi yang meliputi penilaian proposal, evaluasi substansi penelitian, serta presentasi hasil kajian di hadapan dewan juri. Berbekal analisis yang mendalam dan rekomendasi yang aplikatif, tim berhasil memperoleh penilaian tertinggi dan dinobatkan sebagai Juara I pada kompetisi tersebut.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan dan pendampingan Imasti Dhani Pratiwi, S.T., M.Eng. selaku dosen pembimbing. Melalui arahan akademik yang intensif selama proses penyusunan proposal hingga tahap presentasi final, tim mampu menghasilkan kajian yang tidak hanya memiliki kualitas ilmiah yang kuat, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Surakarta.
Ketua Program Studi S1 Pendidikan Geografi FKIP UNS, Dr. Pipit Wijayanti, S.Si., M.Sc., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih oleh para mahasiswa. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Pendidikan Geografi mampu mengintegrasikan keilmuan yang dipelajari di bangku kuliah dengan berbagai permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Geografi tidak hanya mampu menguasai konsep dan teori, tetapi juga mampu menghasilkan solusi berbasis riset yang relevan dan bermanfaat bagi pembangunan daerah. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi melalui penelitian,” ujarnya.
Keberhasilan meraih Juara I dalam Kompetisi Riset Unggulan Kota Surakarta Tahun 2026 semakin mempertegas komitmen Program Studi S1 Pendidikan Geografi FKIP UNS dalam mendorong budaya riset, inovasi, dan kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa UNS dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis penelitian yang dapat mendukung pembangunan kota yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat.


